Rabu, 19 Maret 2025

Kisi-kisi LUS 6A,B,C,D 20 Maret 2025

 



Nama Sekolah : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Hari/Tgl  : Kamis, 20 Maret 2025
Kelas        : 6A, B, C, D
Tema        : Kisi-Kisi LUS (Genap)
Topik        : Memahami Kisi-Kisi Latihan Ujian Semester
Kompetensi Dasar : Permainan Bola Besar, Permainan Bola Kecil, Permainan Tradisional, Pencak Silat, Kebugaran Jasmani, Senam Irama, Aktivitas Air, dan Pemeliharaan Kebersihan Alat Reproduksi. 
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami kisi-kisi LUS dengan baik dan benar.


                                             
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tabiik Puunnn...

Hari ini kita akan memulai materi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yaitu:

Kisi-Kisi Latihan Ujian Semester (Lus) PJOK

1. Permainan Bola Besar
Dalam permainan sepak bola kita harus menjunjung tinggi nilai sportivitas agar pertandingan berjalan dengan baik. Oleh karena itu dalam permainan sepak bola memerlukan seseorang yang dapat mengatur jalannya pertandingan sepak bola yg disebut Wasit.

Berada pada posisi offside bukanlah sebuah pelanggaran. Jika offside terjadi, wasit menghentikan pertandingan serta memberi tendangan bebas secara tidak langsung kepada tim lawan dari yang dikenai offside.

 

Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak. Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.

 

Dalam sepak bola, kartu kuning merupakan tanda peringatan yang diberikan wasit kepada pemain yang melanggar aturan. Kartu kuning diberikan sebagai pengingat agar pemain lebih berhati-hati di kemudian hari.

 

Pemain yang mendapatkan kartu kuning masih bisa melanjutkan pertandingan. Namun, jika pemain tersebut mendapatkan kartu kuning kedua dalam satu pertandingan, wasit akan memberikan kartu merah dan pemain harus keluar lapangan.

 

Jumlah pemain sepak bola dalam satu tim adalah 11 orang. Dari 11 pemain tersebut, satu orang harus berposisi sebagai penjaga gawang, sedangkan 10 pemain lainnya mengisi posisi penyerang, gelandang, dan pemain bertahan.

 

Teknik dasar dalam permainan sepak bola adalah: 

  • Menendang bola (kicking): Teknik utama yang harus dikuasai 
  • Menggiring bola (dribbling): Teknik dasar lainnya 
  • Mengoper bola (passing): Teknik yang dilakukan dalam permainan beregu 
  • Menyundul bola (heading): Teknik yang menggunakan kepala 
  • Menghentikan bola (stopping): Teknik untuk mengontrol bola agar tidak direbut lawan 

 

2. Permainan Bola Kecil (Kasti)

Permainan tradisional beregu yang dilakukan dengan cara memukul dan menangkap bola adalah kasti. Permainan ini dimainkan oleh dua regu, yaitu regu pemukul dan regu penjaga. 

 

Dalam permainan kasti, regu pemukul berusaha memukul bola agar regu penjaga tidak menangkap bola. Sementara itu, regu penjaga berusaha menangkap bola yang dipukul oleh regu pemukul. 

 

Permainan kasti melatih keterampilan melempar, menangkap, dan memukul bola. Selain itu, pemain juga harus memperhatikan gerakan pendukung seperti berlari, melompat, dan menghindar. 

Beberapa teknik dasar dalam permainan kasti, di antaranya: 

  • Teknik melempar bola kasti, yaitu melempar bola bawah, mendatar, melambung, dan memantul tanah 
  • Teknik menangkap bola kasti, yaitu menangkap bola mendatar, menangkap bola melambung, dan menangkap bola menyusur tanah 
  • Teknik memukul bola 
  • Teknik berlari 

 

Jumlah pemain dalam setiap regu permainan bola kasti adalah 12 orang dan 6 pemain cadangan.

Durasi permainan
Permainan bola kasti terdiri dari 2 babak, masing-masing babak berlangsung selama 20–30 menit. Di antara babak, ada waktu istirahat selama 15 menit

Ada tiga macam lemparan dalam permainan bola kasti, yaitu: Lemparan bola mendatar, Lemparan bola melambung, Lemparan bola menyusur tanah. 

Berikut adalah teknik-teknik lemparan dalam permainan bola kasti: 

  • Lemparan bola mendatar

Juga dikenal sebagai lemparan lurus, teknik ini digunakan untuk melempar bola ke arah lawan yang sedang berlari atau ke teman satu tim yang tidak terlalu jauh. 

  • Lemparan bola melambung

Teknik ini dilakukan untuk memberikan bola kepada teman yang letaknya agak jauh. Bola dilempar dengan posisi antara pusar dan dada. 

  • Lemparan bola menyusur tanah

Teknik ini dilakukan untuk mengirim bola kepada teman yang berada di jarak dekat. Bola digelindingkan menyusuri tanah

Alat yang digunakan dalam permainan kasti adalah: 

  • Bola

Bola yang digunakan dalam permainan kasti biasanya bola tenis berwarna hijau dengan ukuran 19-20 cm dan berat 70-80 gram. 

  • Tongkat pemukul

Tongkat pemukul kasti berbentuk stik dengan panjang 50-60 cm, penampang oval dengan lebar 5 cm dan tebal 3,5 cm, serta panjang pegangan 15-20 cm. 

  • Tiang hinggap

Tiang hinggap ada dua jenis, yaitu tiang pertolongan dan tiang bebas. Tiang ini ditancapkan ke tanah dengan tinggi minimal 1,5 meter dan diberi bendera. 

  • Bendera

Bendera digunakan sebagai penanda lokasi di lapangan. Warna bendera harus berbeda-beda. 

Selain alat-alat tersebut, lapangan kasti juga perlu diperhatikan. Lapangan kasti biasanya memiliki panjang 60-70 meter dan lebar 30 meter


3. Permainan Tradisional

Permainan tradisional adalah permainan yang diturunkan secara turun temurun dan merupakan perwujudan dari kearifan lokal. Permainan tradisional dapat mengajarkan anak-anak untuk bersosialisasi, menanamkan budi pekerti, dan mengembangkan aspek-aspek seperti motorik, kognitif, bahasa, emosi, sosial, dan karakter. 

Berikut adalah beberapa contoh permainan tradisional: 

  • Layangan: Permainan yang bisa dilakukan sendiri atau bersama teman, biasanya dilakukan saat cuaca cerah. 
  • Gobak sodor: Permainan tradisional yang merupakan warisan budaya tak benda Daerah Istimewa Yogyakarta. 
  • Congklak: Permainan tradisional yang menyenangkan dan kreatif. 
  • Petak umpet: Permainan tradisional yang tidak memerlukan peralatan pendukung. 

Permainan tradisional lainnya adalah:

  • Engklek
  • Egrang
  • Bentengan
  • Lompat tali
  • Bola bekel
  • Gundu atau kelereng
  • Cublak Cublak Suweng
  • Lompat Tali Karet


Contoh gerak dasar lokomotor adalah:

Berjalan, Berlari, Merangkak, Melompat, Memanjat, Meluncur, Berbaris, Engklek lompat kijang, Berderap, Skipping. 

Gerak lokomotor adalah gerakan yang melibatkan pergerakan tubuh untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Gerakan ini ditandai dengan adanya perpindahan tempat. 

 

Gerak non lokomotor adalah gerakan yang tidak berpindah tempat, tetapi melibatkan penggunaan otot-otot tubuh untuk mengubah bentuk, posisi, atau ketegangan tubuh. Gerakan ini penting dalam berbagai aktivitas fisik dan olahraga, seperti senam, tari, yoga, dan kegiatan fisik lainnya. 

Beberapa contoh gerakan non lokomotor adalah:

Geleng kepala, Menunduk, Menoleh, Mengayun, Memutar, Membungkuk, Menekuk, Memuntir tubuh, Melipat tangan, Merangkak. 

Gerakan non lokomotor memiliki banyak manfaat bagi tubuh, di antaranya:

  • Meningkatkan fleksibilitas
  • Meningkatkan kekuatan otot
  • Meningkatkan keseimbangan tubuh
  • Mengembangkan koordinasi motorik
  • Meningkatkan kesadaran tubuh
  • Mempersiapkan otot untuk aktivitas
  • Membantu otot untuk rileks
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Mencegah cedera 

 

Gerak manipulatif adalah kemampuan tubuh untuk menggunakan bagian tubuh, seperti tangan atau kaki, untuk melakukan aktivitas dengan objek atau alat. Gerak manipulatif merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting untuk dipelajari anak-anak selama masa pertumbuhan. 

Contoh gerakan manipulatif, antara lain:
Menendang, Melempar, Mendorong, Memukul, Memantul, Mengguling, Menerima, Menangkap, Menghentikan. 

Gerak manipulatif merupakan salah satu domain dari gerak dasar fundamental, selain gerak dasar lokomotor dan non lokomotor. Gerak manipulatif sangat diperlukan dalam cabang olahraga yang melibatkan gerakan dengan anggota tubuh, seperti sepak bola, voli, bulu tangkis, dan basket


Pencak Silat atau dikenal silat adalah suatu seni bela diri tradisional Indonesia yang memperhatikan seni keindahan gerakan dalam setiap jurusnya. Tiap-tiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas.

Seni bela diri ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Nusantara. Meski demikian, pencak silat juga dapat dijumpai di berbagai negara Asia, seperti di Malaysia, Brunei, Filipina, Singapura, hingga Thailand bagian selatan.

Masing-masing negara mempunyai sebutannya sendiri sesuai bahasa lokal mereka, seperti gayong dan cekak (Malaysia dan Singapura), bersilat (Thailand), dan pasilat (Filipina).

Pencak silat berasal dari dua kata, yakni 'pencak' dan 'silat'. Pengertian pencak ialah gerak dasar bela diri dan terikat dengan peraturan. Sedangkan silat berarti gerak bela diri sempurna yang bersumber dari kerohanian.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pencak silat yaitu permainan (keahlian) dalam mempertahankan diri dengan keahlian menangkis, menyerang serta membela diri menggunakan atau tanpa senjata.

Adapun pengertian pencak silat menurut seorang ahli bernama Boechori Ahmad, pencak merupakan fitrah manusia untuk membela dirinya sendiri, sedangkan silat menjadi sebuah unsur yang menghubungkan gerakan serta pikiran.


Setelah memahami pengertian dari pencak silat, kamu juga perlu mengetahui unsur-unsur, tujuan, fungsi, teknik, dan manfaatnya.

Unsur-unsur dan Tujuan Pencak Silat

1. Unsur-unsur Pencak Silat

Adapun unsur-unsur yang terdapat dalam pencak silat, antara lain:

1.Unsur olahraga

2.Unsur kesenian

3.Unsur bela diri

4 Unsur pendidikan mental kerohanian

5.Unsur persaudaraan menuju persatuan


2. Tujuan Pencak Silat

Adapun tujuan dari pencak silat ialah:

Tempat menyalurkan bakat dan minat bagi generasi yang memiliki hobi olahraga, khususnya bela diri.

Membentuk masyarakat 'berjiwa sehat, berpikir cerdas, berprestasi'.

Membentuk sikap kesatria pada masyarakat dan mendidik mereka untuk berani membela kebenaran juga keadilan, disiplin yang tinggi serta tanggung jawab lahir batin.

Mendorong dan menggerakkan masyarakat agar lebih memahami dan menghayati langsung hakikat juga manfaat olahraga pencak silat sebagai kebutuhan hidup.

Mendidik generasi muda supaya tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan penggunaan obat terlarang.


Kebugaran Jasmani -- "Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat", ungkapan itu menjelaskan bahwa kita perlu menjaga kesehatan tubuh kita. Bagaimana cara agar tubuh sehat?, dengan rutin berolahraga dan pola makan yang baik akan menjaga kita sehat dan tetap bugar.
Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani dibagi menjadi menjadi 5 komponen utama di antaranya Endurance ( Daya tahan ), Strength ( Kekuatan ), Flexibility ( Kelenturan ), Agility ( Kelincahan ) dan Speed ( Kecepatan ).

Kebugaran Jasmani adalah Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih mempunyai sisa tenaga untuk melakukan aktivitas - aktivitas lainnya.

Manfaat Kebugaran Jasmani diantaranya :
  1. Mencegah terjadinya obesitas.
  2. Mencegah terjadinya penyakit jantung.
  3. Mencegah terjadinya penyakti diabetes.
  4. Menurunkan tekanan darah tinggi.
  5. Menambah kecerdasan otak.
  6. Menurunkan risiko terkena kanker.
  7. Membuat awet muda.
  8. Meningkatkan Kualitas fisik.

Komponen - Komponen Kebugaran Jasmani :

1. Daya Tahan ( Endurance )

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan suatu aktivitas dengan mempergunakan sistem jantung, paru - paru, serta peredaran darah secara efektif dan efisien untuk melakukan suatu kegiatan / aktivitas secara terus menerus dengan intensitas yang tinggi dalam waktu yang cukup lama. Berikut contoh latihan daya tahan :
  • Lari secara terus menerus
  • Lari dengan kecepatan bervariasi
  • Lari Fartlek
  • Lari di bukit - bukit
  • Circuit training
  • Interval training

2. Kekuatan ( Strength )

Kekuatan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan suatu gerakan dengan beban seperti mendorong dan mengangkat. Berikut contoh latihan kekuatan :
  • Push-p
  • Sit-up
  • Back-up
  • Squat Jump

3. Kelenturan / Kelentukan ( Flexsibility )

Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk meregangkan tubuh cukup jauh. Latihan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi cedera dalam melakukan suatu aktivitas seperti sendi bengkok atau hal lainnya. Latihan kelenturan dibagi menjadi 2 yaitu Latihan kelenturan dinamis dan kelenturan statis.


4. Kelincahan ( Agility )

Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dan posisi tubuh secara cepat tanpa mengurangi kecepatan dan tidak kehilangan keseimbangan. Berikut contoh latihan kelincahan :
  • Latihan mengubah arah gerak tubuh (shuttle run)
  • Latihan lari berbelok-belok (zig-zag)
  • Latihan mengubah posisi tubuh (squat thrust)
  • Latihan kelincahan gerakan bereaksi

5. Kecepatan ( Speed )

Kecepatan adalah Kemampuan seseorang untuk mencapai suatu jarak dalam waktu yang sesingkat singkatnya. Kecepatan bukan hanya berarti menggerakkan seluruh tubuh dengan cepat, tetapi dapat pula terbatas pada menggerakkan anggota-anggota tubuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Berikut contoh latihan kecepatan :

  • Lari menggunakan beban.
  • Lari cepat dengan jarak 40 dan 60 meter.
  • Lari dengan mengubah-ubah kecepatan (mulai lambat ) makin lama makin cepat).
  • Lari naik bukit
  • Lari menuruni bukit.
  • Lari menaiki tangga gedung.

Itulah ulasan mengenai Kebugaran Jasmani. Semoga bermanfaat untuk semua.



Pengertian Senam Irama – Senam irama merupakan jenis senam yang memiliki bermacam gerakan dan dilakukan seirama dengan musik yang mengiringinya. Senam ini bukan senam biasa, namun memiliki unsur-unsur yang harus dikuasai para pesenamnya, seperti keluwesan, keseimbangan, ketepatan dengan irama, dan lain-lain.


Adapun rangkaian senamnya biasa dimulai dengan berjalan, berlari, melompat, mengayun, atau berputar. Senam ini juga kerap disebut dengan senam ritmik, yang bisa dimainkan dengan alat bantu seperti gada, simpai, tali, pita, dan bola. 


Pengertian Senam Irama

Sesuai dengan namanya, senam ini selalu dilakukan dengan iringan musik tertentu, maka dari itu senam ritmik atau irama ini masuk ke cabang senam artistik. Pesenam yang melakukan bisa perseorangan atau kelompok, yang pasti gerakannya selalu memiliki koreografi yang memiliki nuansa akrobatik, tari modern, dan balet.Promosi headphone terbaik


Dalam olimpiade, senam ritmik juga kerap dijadikan kompetisi, bahkan sampai ke taraf internasional. Perannya dalam Olimpiade ini juga menjadi salah satu pembeda dengan senam aerobik, yang hanya dilakukan untuk sekedar menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Terlebih lagi ketika melakukan senam aerobik, biasanya akan dipandu oleh seorang pemandu senam.


Sampai saat ini senam jenis ini hanya diperuntukkan bagi kaum hawa saja. Namun pada akhirnya, Jepang menjadi negara yang mempelopori senam irama putra. Adapun pelopor senam ini awalnya berasal dari Eropa, dan diprakarsai oleh beberapa pakar di bidang seni.


Lalu pada perkembangannya, senam ini banyak mengadopsi teknik pada tari balet, sehingga senam ritmik ini lebih banyak digandrungi oleh para perempuan. Maka dari itu, sampai sekarang pun, gerakan senam masih identik dengan kaum perempuan, sehingga para kaum hawa lah yang banyak menggeluti senam irama.


Unsur-unsur dalam Senam Irama

Seperti yang sudah disebutkan di atas, senam irama mempunyai beberapa unsur. Berikut adalah unsur-unsurnya:


1. Keindahan

Sebagai senam yang memakai ritme, maka gerakan senam ini mempunyai unsur keindahan. Di mana senam ini berasal dari wilayah pertunjukan, sehingga unsur keindahan gerakan menjadi poin penting dalam senam irama.


2. Ketrampilan

Unsur kedua dari senam ini adalah keterampilan. Dalam senam ritmik, yang menjadi nilai salah satunya adalah kreativitas atau keterampilan dalam menggerakkan badan serta membuat sebuah koreografi. Jika senam ini sedang dilombakan, maka nilai yang paling banyak perhitungannya biasa berasal dari keterampilan gerakan. Semakin luwes dan variatif gerakan yang dibuat, nilainya pun semakin tinggi.


3. Keluwesan

Selanjutnya ada keluwesan, di mana unsur ini juga menjadi penanda seberapa dalam seseorang melakukan senam. Sebab keluwesan dapat tercipta dari cara menyusun koreografi dan latihan secara teratur. Selain terpancar dari gerakan tubuh, keluwesan juga didapat dari gerakan lainnya.


4. Kelenturan

Unsur keempat adalah kelenturan, yang juga menjadi hal penting. Sebab senam irama juga erat kaitannya dengan nuansa balet dan akrobatik, yang gerakannya harus lentur. Selain itu keduanya juga harus diikuti dengan gestur tubuh yang biasa memakai persendian ekstrim serta lekukan-lekukan tubuh.


5. Kekuatan

Setiap senam tentu membutuhkan energi. Ketika melaksanakan senam ini, Anda juga harus memiliki kekuatan. Kekuatan juga dibutuhkan dalam melakukan berbagai gerakan senam irama. Tanpa kekuatan, tentu gerakan senam tidak akan ada artinya.


6. Keseimbangan

Lalu ada unsur keseimbangan dalam melakukan gerakan senam irama. Unsur ini terutama dipakai ketika melangsungkan koreografi yang cukup rumit. Gerakan senam yang sulit juga membutuhkan keseimbangan, seperti memutar badan dengan satu kaki, atau menangkap bola.


7. Ketepatan irama

Unsur terakhir dalam gerakan senam irama adalah ketepatan setiap gerakan dengan irama. Sebab senam ini tak hanya bergantung pada hitungan ketukan saja. Seorang atlet senam ritmik pun harus melakukan penghitungan waktu saat alat harus dilempar dan ditangkap. Selain itu, setiap gerakan juga harus sesuai dengan ketukan musik yang diputar.



Mengenal Sejarah Renang di Dunia dan Indonesia



Renang adalah salah satu cabang olahraga yang menggunakan kecepatan tangan dan kaki di dalam permukaan air. Karenanya, renang dikategorikan sebagai olahraga akuatik.
Renang termasuk olahraga yang diminati seluruh kalangan, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Renang dapat melatih sistem pernapasan, memacu aliran darah ke jantung dan paru-paru, serta memperlancar pembuluh darah.
Olahraga ini dapat dilakukan dalam format kompetisi ataupun hanya untuk hiburan semata. Bahkan dalam riset yang dilakukan oleh MindLab International, renang yang dilakukan rutin dapat membuat pikiran menjadi lebih positif, meningkatkan energi, dan meninggalkan kualitas tidur yang baik.
Kegiatan renang telah ada sejak sebelum manusia mengenal tulisan. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak penjelasan soal sejarah renang berikut ini.

Sejarah Renang di Dunia

Renang pertama kali diperkenalkan oleh Mattew Webb pada tahun 1875. Ia adalah orang yang berhasil melintasi Teluk Inggris dengan berenang selama 21 jam.
Renang akhirnya menjadi salah satu cabang olahraga pada abad ke-19 di London, Inggris. Awalnya, renang merupakan olahraga yang tidak begitu digemari. Seiring berjalannya waktu, renang berubah menjadi olahraga populer, bahkan memiliki asosiasi.
Olahraga akuatik ini semakin dikenal di beberapa negara di dunia. Bahkan renang resmi masuk ke dalam salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade yang diselenggarakan di Athena, Yunani.

Sejarah Renang di Indonesia

Di Indonesia, olahraga renang mulai berkembang pesat seiring lahirnya perkumpulan renang Bandungsche Zwembond atau Perserikatan Renang Bandung pada tahun 1917.
Organisasi ini memprakarsai terbentuknya organisasi serupa dengan tingkat yang lebih tinggi. Misalnya West Java Zwembond pada tahun 1918 di Jawa Barat, dan Oost Java Zwembond pada tahun 1927 di Jawa Timur.
Kemudian di tingkat nasional, Poerwo Soedarmo mendirikan PRSI (Persatuan Renang Seluruh Indonesia) pada 21 Maret 1951 dengan tujuan menaungi organisasi-organisasi di bawahnya serta para atlet.
PRSI berperan dalam pembinaan dan pelatihan untuk para atlet, baik tingkat regional maupun nasional. Tidak hanya itu, PRSI juga menyediakan pelatihan bagi para wasit dan juri untuk meningkatkan kualitas dalam sebuah kompetisi.

Beberapa manfaat yang diperoleh dari olahraga ini

1. Membentuk otot

Berenang membuat seluruh otot pada tubuh ikut bergerak. Bagian tubuh tersebut dimulai dari kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota gerak bawah dan telapak kaki.

Sehingga tubuh akan mengeluarkan energi lebih besar untuk bergerak di dalam air karena harus melawan massa air. Hal ini lah yang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh.

2. Meningkatkan fungsi jantung dan paru-paru

Pada saat berenang tangan dan kaki akan melakukan gerakan mendorong dan menendang. Tubuh yang melakukan gerakan tersebut dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah dan paru-paru. Olahraga ini juga dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik di dalam air.

3. Menambah tinggi badan

Sudah menjadi rahasia umum jika berenang dapat menambah tinggi badan seseorang. Jika hal ini dilakukan secara rutin, pada usia pertumbuhan dapat secara nyata menambah tinggi badan.

4. Berlatih pernafasan

Bagi penderita penyakit asma, olahraga ini dapat dijadikan solusi terapi. Hal ini dikarenakan ketika berenang, sistem cardiovaskuler dan pernafasan jadi lebih kuat. Sehingga pernafasan akan menjadi lebih sehat, lancar dan lebih panjang.

5. Membakar kalori

Berenang secara efektif dapat membakar sekitar 24 persen kalori dalam tubuh. Hal ini dikarenakan saat berenang tubuh akan membutuhkan energi yang lebih banyak.

6. Hilangkan stress

Menurut ilmu psikologi, berenang dapat membuat hati dan pikiran lebih rileks. Gerakannya yang santai dan juga pelan akan meningkatkan hormon endofrin dalam otak. Sehingga hati akan tenang, pikiran menjadi dingin dan badan pun bebas gerah.

Sebelum berenang, dianjurkan melakukan pemanasan guna menghindari kram otot. Hal ini juga bermanfaat untuk meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung.


Pemeliharaan Kebersihan Alat Reproduksi
Pada pelajaran di kelas VI ini, kamu akan membahas pemeliharaan  kebersihan  alat reproduksi. Penjelasan di depan menginformasikan pentingnya memelihara kebersihan tubuh. Begitu pula dengan kebersihan alat reproduksi. Jika kamu rutin memelihara kebersihan, alat reproduksi  mu menjadi sehat. Dengan menjaga kebersihan, kamu telah mensyukuri karunia Tuhan berupa tubuh sehat.
Apa manfaat dan tujuan memelihara alat reproduksi?
Bagaimana cara menjaga kesehatan alat reproduksi kita?
Untuk lebih mahami lebih dalam, perhatikan pembahasan berikut.

Perlunya Memelihara Alat Reproduksi
Alat reproduksi merupakan bagian tubuh yang memiliki fungsi yang penting bagi tubuh. Kesehatan alat reproduksi juga harus dijaga dengan baik. Misalnya, setelah buang air kecil, kamu harus membersihkan alat reproduksi. Kamu juga membiasakan mandi dua kali sehari. Saat mandi,  alat reproduksi dibersihkan dengan sabun mandi. Pakaian yang dikenakan untuk menutupi  alat reproduksi harus bersih dan kering. Kebersihan  alat reproduksi harus dijaga agar terhindar dari bibit penyakit.

Manfaat Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi
Menjaga  kebersihan  alat reproduksi, terutama bagian luar, merupakan bagian dari kebersihan diri. Kebiasaan ini perlu ditanamkan sejak dini. Tidak hanya anak perempuan, anak laki-laki juga perlu membiasakannya. Jika terbiasa membersihkan alat reproduksi, kamu akan memperoleh banyak manfaat.
Beberapa manfaat menjaga kebersihan alat reproduksi sebagai berikut.

1.  Kulit di sekitar alat reproduksi selalu sehat dan bebas dari bau tidak sedap.
2.  Aktivitas buang air kecil dan buang air besar tidak terganggu.
3.  Terhindar dari berbagai penyakit.
4.  Dapat beraktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Tujuan Menjaga Kebersihan Alat Reproduksi sebagai berikut.

1.  Memelihara fungsi alat reproduksi.
2.  Menghindari munculnya aroma tidak sedap pada alat reproduksi.
3.  Mencegah terjangkitnya penyakit pada alat reproduksi.
4.  Meningkatkan kenyamanan dalam melakukan aktivitas


Perilaku dalam Memelihara Kebersihan Alat Reproduksi
Cara Memelihara Kebersihan Alat Reproduksi

Apa itu  kesehatan reproduksi? Kesehatan reproduksi adalah keadaan sejahtera fisik, mental, dan sosial secara utuh terkait fungsi, peran, dan sistem reproduksi. Kondisi sehat tidak berarti bebas penyakit atau kecacatan, tetapi sehat secara mental dan sosial kultural. Untuk mencapai derajat sehat, kamu harus memelihara kebersihan alat reproduksi. Dengan cara sebagai berikut :
a. Mencuci Tangan
b. Membersihkan Diri setelah Buang Air
c. Mengelap dengan Handuk atau Tisu
d. Mencuci Pakaian dan Celana yang Kotor
e. Mengenakan Celana yang Longgar
f. Membiasakan Buang Air di Toilet/Kamar Mandi
g. Menjauhi Makanan dan Minuman yang Kurang Sehat. 

Kisi-kisi LUS 6A,B,C,D 20 Maret 2025

  Nama Sekolah   : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung Hari/Tgl    : Kamis, 20  Maret 2025 K elas           : 6A, B, C, D Tema        : Kisi-Kisi L...