Hari/Tanggal: Pertemuan ke-1
Nama Guru: Ilham Permadhi, S.Pd.
Kelas: VB (Lima)
Materi Pembelajaran: PJOK — Terampil Bergerak (Aktivitas Gerak Dominan Senam)
Materi Pokok: Gerak Dominan Mengguling dan Bertumpu dalam Senam Lantai (Guling Depan, Guling Belakang, dan Sikap Lilin)
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. 🌸
Selamat pagi, ananda sholeh dan sholehah kelas 5! 💖
Apa kabar hari ini? Semoga semuanya sehat, ceria, dan siap belajar. Semoga Allah Swt. selalu memberikan kesehatan, kemudahan dalam belajar, serta ilmu yang bermanfaat. Aamiin. 🤲
Sebelum memulai pembelajaran, mari kita awali dengan membaca doa bersama, melaksanakan salat dhuha, dan murojaah agar kegiatan belajar hari ini berjalan lancar dan penuh berkah. ✨
Hari ini kita akan belajar PJOK dengan tema yang seru, yaitu senam lantai. Ananda akan mempelajari tiga gerakan, yaitu guling depan, guling belakang, dan sikap lilin. Dengarkan penjelasan Bu Guru dengan baik, ikuti aba-aba dengan tertib, berlatih bergantian, jaga keselamatan diri dan teman, dan tetap semangat ya! 🌈
Selamat belajar, ananda sholeh dan sholehah kelas 5! Semangat Selalu! 🌟
📌 Metode dan Media Ajar
1. Metode/Model Pembelajaran: Discovery Learning
2. Media Ajar: Video contoh guling depan, guling belakang, dan sikap lilin, musik/hitungan pengiring pemanasan, aplikasi stopwatch, matras, dan LKPD.
3. Lingkungan Belajar: Kelas untuk teori singkat, lalu aula/ruang senam sekolah yang aman, beralaskan matras tebal, dan bebas dari benda berbahaya, didampingi guru.
📌 Capaian Pembelajaran (CP)
PJOK — Elemen Terampil Bergerak (Aktivitas Gerak Dominan Senam):
• Peserta didik dapat memahami dan mempraktikkan gerak dominan senam (bertumpu, keseimbangan, dan mengguling) dalam aktivitas senam lantai dengan kontrol tubuh, keseimbangan, keberanian, serta memperhatikan keselamatan diri.
📌 Tujuan Pembelajaran (TP) — Pertemuan 1
Tujuan Pembelajaran: Murid mampu mengenal dan mempraktikkan gerak mengguling (guling depan dan guling belakang) serta gerak bertumpu (sikap lilin) dalam senam lantai dengan benar dan aman. • Mindful (Berkesadaran): Murid dapat menyimak penjelasan guru dengan saksama, menyadari pentingnya sikap tubuh yang membulat, tumpuan yang benar, dan keselamatan diri serta teman saat berlatih di atas matras. • Meaningful (Bermakna): Murid dapat menghubungkan gerak mengguling dan bertumpu dengan kehidupan sehari-hari, misalnya cara jatuh dan bangkit dengan aman, menjaga tubuh tetap lentur, kuat, dan seimbang. • Joyful (Menyenangkan): Murid dapat belajar melalui permainan “Bola Menggelinding”, latihan berkelompok, saling memberi semangat, dan menampilkan hasil latihan di depan teman. |
Manfaat Pembelajaran:
Dengan mempelajari gerak mengguling dan bertumpu, ananda dapat melatih kelentukan tubuh, kekuatan otot, koordinasi, dan keberanian secara aman dan terkendali.
📌 Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) — Pertemuan 1
• Mengamati dan mencoba posisi awalan, sikap tubuh membulat, serta tumpuan tangan pada guling depan dan guling belakang, serta tumpuan bahu pada sikap lilin dengan bimbingan guru.
• Mempraktikkan guling depan, guling belakang, dan sikap lilin secara bergantian di atas matras dengan pengawasan guru, lalu menampilkan hasilnya di depan teman.
📌 Materi Pembelajaran
GERAK MENGGULING DAN BERTUMPU DALAM SENAM LANTAI
Apa itu Senam Lantai?
Senam lantai adalah cabang senam yang gerakannya dilakukan di atas lantai atau matras, tanpa menggunakan alat tinggi. Senam lantai melatih kekuatan, kelenturan, keseimbangan, dan keberanian tubuh agar sehat dan bugar.
Apa itu Gerak Mengguling dan Gerak Bertumpu?
Gerak mengguling adalah gerakan memutar badan ke depan atau ke belakang dengan sikap tubuh membulat di atas matras. Gerak bertumpu adalah gerakan menahan berat badan dengan bagian tubuh tertentu, misalnya bahu dan punggung atas pada sikap lilin.
🔷 A. Nilai Keislaman: Berlatih dengan Hati-Hati dan Tawakal
QS. Ali ‘Imran [3]: 159 mengingatkan kita bahwa apabila telah membulatkan tekad, hendaklah bertawakal kepada Allah. Sebelum melakukan gerakan guling, kita perlu membulatkan tekad, berhati-hati, dan yakin pada kemampuan yang telah kita latih, lalu berserah diri kepada Allah Swt. agar diberi keselamatan.
🔷 B. Cara Melakukan Gerakan
1. Guling Depan — memutar badan ke depan dengan sikap tubuh membulat:
1. Berdiri tegak, lalu jongkok dengan kedua tangan bertumpu di matras selebar bahu, di depan kaki.
2. Tundukkan kepala hingga dagu menempel dada, lalu bulatkan punggung.
3. Dorong pinggul ke atas dan kaki ke depan; tumpuan berpindah dari tangan ke tengkuk, bahu, dan punggung (bukan ke puncak kepala).
4. Berguling ke depan dengan badan tetap membulat, lalu peluk lutut saat kaki menyentuh matras.
5. Berdiri kembali dengan seimbang sambil merentangkan kedua tangan.
2. Guling Belakang — memutar badan ke belakang dengan sikap tubuh membulat:
1. Berjongkok di atas matras dengan membelakangi arah gulingan, dagu menempel dada.
2. Letakkan kedua tangan di samping telinga dengan telapak tangan menghadap ke atas dan siku menghadap ke depan.
3. Jatuhkan pinggul ke belakang, lalu berguling dengan punggung yang membulat.
4. Saat pinggul melewati kepala, dorong matras dengan kuat menggunakan kedua telapak tangan agar kepala tidak tertekan.
5. Kaki melewati atas kepala dan mendarat di matras, lalu berdiri kembali dengan seimbang.
3. Sikap Lilin — bertumpu pada bahu dan punggung atas:
1. Berbaring terlentang di atas matras, kedua tangan di samping badan.
2. Angkat kedua kaki lurus ke atas, lalu angkat pinggul secara perlahan.
3. Topang pinggang dengan kedua tangan, siku tetap bertumpu pada matras.
4. Luruskan badan dan kaki ke atas dengan tumpuan pada bahu. Jangan menggerakkan kepala dan leher.
5. Tahan selama 5 hitungan, lalu turun perlahan dengan terkendali.
🔷 C. Bagian Tubuh yang Berperan
• Dagu yang menempel dada dan punggung yang membulat, agar badan mudah berguling.
• Tangan sebagai tumpuan awal pada guling depan, pendorong pada guling belakang, dan penopang pinggang pada sikap lilin.
• Bahu dan punggung atas sebagai tumpuan pada sikap lilin.
• Perut dan punggung yang dikencangkan agar badan terkendali.
• Lutut yang dipeluk dan kaki yang mendarat dengan baik saat bangun kembali.
🔷 D. Aturan Keselamatan dalam Senam Lantai
• Selalu didampingi dan mengikuti aba-aba guru.
• Melakukan pemanasan, terutama leher, bahu, pergelangan tangan, dan punggung.
• Berlatih di atas matras yang rata, tidak licin, dan bebas dari benda berbahaya.
• Berlatih bergantian, tidak saling mendorong, dan tidak bercanda saat bergerak.
• Tidak menumpu berat badan pada kepala dan menjaga leher tetap aman.
• Segera memberi tahu guru jika merasa pusing, sakit, atau lelah.
Manfaat Gerak Mengguling dan Bertumpu
• Melatih kelentukan tubuh, koordinasi, dan keseimbangan.
• Melatih kekuatan otot bahu, punggung, perut, dan kaki.
• Melatih keberanian, kehati-hatian, dan rasa percaya diri.
Contoh Permainan Hari Ini: “Bola Menggelinding”
Ananda membulatkan badan dengan memeluk lutut, lalu berguling pelan ke depan dan ke belakang di atas matras dengan bimbingan guru. Bayangkan tubuh ananda seperti bola yang menggelinding mulus! Setelah itu, ananda mencoba bangun dan berdiri dengan seimbang. ⚽