Senin, 11 November 2019

Kebugaran Jasmani kelas 6A

Kebugaran Jasmani

Kebugaran Jasmani -- "Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat", ungkapan itu menjelaskan bahwa kita perlu menjaga kesehatan tubuh kita. Bagaimana cara agar tubuh sehat?, dengan rutin berolahraga dan pola makan yang baik akan menjaga kita sehat dan tetap bugar.
Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani dibagi menjadi menjadi 5 komponen utama di antaranya Endurance ( Daya tahan ), Strength ( Kekuatan ), Flexibility ( Kelenturan ), Agility ( Kelincahan ) dan Speed ( Kecepatan ).

Kebugaran Jasmani adalah Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih mempunyai sisa tenaga untuk melakukan aktivitas - aktivitas lainnya.

Manfaat Kebugaran Jasmani diantaranya :
  1. Mencegah terjadinya obesitas.
  2. Mencegah terjadinya penyakit jantung.
  3. Mencegah terjadinya penyakti diabetes.
  4. Menurunkan tekanan darah tinggi.
  5. Menambah kecerdasan otak.
  6. Menurunkan risiko terkena kanker.
  7. Membuat awet muda.
  8. Meningkatkan Kualitas fisik.

Komponen - Komponen Kebugaran Jasmani :

1. Daya Tahan ( Endurance )

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan suatu aktivitas dengan mempergunakan sistem jantung, paru - paru, serta peredaran darah secara efektif dan efisien untuk melakukan suatu kegiatan / aktivitas secara terus menerus dengan intensitas yang tinggi dalam waktu yang cukup lama. Berikut contoh latihan daya tahan :
  • Lari secara terus menerus
  • Lari dengan kecepatan bervariasi
  • Lari Fartlek
  • Lari di bukit - bukit
  • Circuit training
  • Interval training

2. Kekuatan ( Strength )

Kekuatan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan suatu gerakan dengan beban seperti mendorong dan mengangkat. Berikut contoh latihan kekuatan :
  • Push-p
  • Sit-up
  • Back-up
  • Squat Jump

3. Kelenturan / Kelentukan ( Flexsibility )

Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk meregangkan tubuh cukup jauh. Latihan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi cedera dalam melakukan suatu aktivitas seperti sendi bengkok atau hal lainnya. Latihan kelenturan dibagi menjadi 2 yaitu Latihan kelenturan dinamis dan kelenturan statis.

Latihan Kelenturan Statis :
  • Berdiri dengan kedua kaki rapat. Bungkukkan badan sehingga jari tangan menyentuh lantai. Pertahankan sikap ini tanpa bergerak (static) selama 20–30 detik.
  • Berdiri dengan kaki kangkang lebar. Bungkukkan badan sehingga kedua telapak tangan bertumpu di lantai. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik.
  • Duduk bersila dengan telapak kaki bertemu. Tarik tumit ke arah dalam dengan kedua tangan. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik.
  • Duduk dengan satu kaki lurus ke depan, kaki lainnya dilipat. Kedua tangan memegang pergelangan kaki yang lurus.
  • Sikap berbaring. Tarik kedua lutut dengan kedua tangan ke arah/menyentuh dada. Kepala diangkat. Pertahankan sikap ini selama 20-30 detik.

Latihan Kelenturan Dinamis :
  • Duduk selonjor dengan kedua kaki lurus, usahakan untuk mencapai ujung jari kaki dengan jari-jari tangan, sambil melakukan gerakan merenggut pinggang.
  • Duduk dengan sikap “lari gawang”. Kaki kiri lurus ke depan, kaki kanan dilipat ke belakang.
  • Berbaring terlungkup, tangan dilipat ke depan dada. Angkat kepala dan dada secara berulang-ulang setinggi mungkin ke atas.
  • Sikap jongkok, kedua tangan bertumpu di lantai. Lemparkan kaki lurus ke belakang secara bergantian kiri dan kanan.
  • Berdiri kangkang kedua tangan direntangkan ke samping. Bungkukkan badan sambil tangan kanan menyentuh ujung kaki kiri, kembali ke sikap semula.

4. Kelincahan ( Agility )

Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dan posisi tubuh secara cepat tanpa mengurangi kecepatan dan tidak kehilangan keseimbangan. Berikut contoh latihan kelincahan :
  • Latihan mengubah arah gerak tubuh (shuttle run)
  • Latihan lari berbelok-belok (zig-zag)
  • Latihan mengubah posisi tubuh (squat thrust)
  • Latihan kelincahan gerakan bereaksi

5. Kecepatan ( Speed )

Kecepatan adalah Kemampuan seseorang untuk mencapai suatu jarak dalam waktu yang sesingkat singkatnya. Kecepatan bukan hanya berarti menggerakkan seluruh tubuh dengan cepat, tetapi dapat pula terbatas pada menggerakkan anggota-anggota tubuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Berikut contoh latihan kecepatan :
  • Lari menggunakan beban.
  • Lari cepat dengan jarak 40 dan 60 meter.
  • Lari dengan mengubah-ubah kecepatan (mulai lambat ) makin lama makin cepat).
  • Lari naik bukit
  • Lari menuruni bukit.
  • Lari menaiki tangga gedung.

Itulah ulasan mengenai Kebugaran Jasmani. Semoga bermanfaat untuk semua.

Jumat, 08 November 2019

Kebugaran Jasmani









Materi PJOK KLS 3 Kebugaran Jasmani

PELAJARAN 2
KEBUGARAN JASMANI

A) Latihan kekuatan

Kekuatan dilatih agar tetap tersedia dalam tubuh dan kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Untuk melatih kekuatan otot tubuh kita dapat melakukan beberapa jenis latihan

Latihan kekuatan otot bahu dan dada tanpa alat

Jalan kepiting

Jalan kepiting dilakukan dari posisi tidur terlentang kemudian kedua tangan dan lutut ditekuk dan badan diangkat, bergerak ke kiridan ke kanan

Berjalan merangkak

Berjalan merangkak ini seperti gajah berjalan. Kedua tangan dan kaki menumpu pada tanah, jika melangkah dengan tangan kanan maka kaki kiri mengikuti dan sebaliknya

Menggendong teman

Dari posisi awal saling membelakangi dan tangan saling berkaitan. Lalu pelan-pelan bergantian mengankat tubuh

Push up

Posisi awal badan telengkup, kedua tangan dilipat dan ujung kaki menahan berat badan, naik turun badan.

Latihan kekuatan otot bahu dan dada dengan alat

Tarik tambang

Dengan bermain secara berkelompok atau berpasangan dengan bantuan alat yaitu tali. Setelah saling berhadapan dan memegang tali, lakukan gerakan menarik bersama-sama, regu pemenang adalah yang dapat menarik maju kelompok lain

Gerobak dorong
Anak-anak berpasangan dengan teman yang seimbang, satu anak tengkurap kedua tangan menekan lantai dan satu anak memegang kedua kaki, dan mulai berjalan maju dengan menggunakan tangan dan di dorong oleh anak yang di belakang

Pull up

Dengan menggunakan alat bantu berupa palang tunggal yang berfungsi untuk bergantung. Diawali tangan lurus ke atas memegang  palang tunggal dengan posisi pegangan depan ke belakang, kemudian pelan-pelan angkat badan naik ke atas


B) LATIHAN DAYA TAHAN

Jalan dan lari

Kombinasi permaianan jalan dan lari ini dapat dilakukan pada awal pelajaran. Saat ada aba-aba siswa melakukan jalan, kemudian setelah ada aba-aba selanjutnya ganti lari, begitu seterusnya

Lari memindahkan tongkat

Siswa bermain dalam kelompok. Semua siswa harus memindahkan tongkat dari temat awal ke tempat yang telah ditentukan satu per Satu

Mencari tempat tinggal

Siswa di bagi dalam beberapa kelompok dan lingkaran kecil. lingkaran ini sebagai tempat tingggal yang akan diperebutkan

Permainan merebut benteng

Siswa berpasangan yang mempunyai berat badan seimbang. Siswa menggendong pasangannya dari garis start dengan membawa bendera kecil menuju garis finis dan menancapkan bendera sebagai tanda benteng sudah direbut

Loncat tali

Lompat tali dapat dimainkan secara beregu atau sendirian. Jika sendirian maka tali dipegang sendiri, namun ika beregu diperlukan minimal 4 anak yaitu 3 anak memegang masing-masing ujung tali dan anak lain meloncat tali

Naik turun tangga
Latihan naik turun tangga dengan hati-hati. Badang tegak di depan tangga, pandangan mata diarahkan ke anak tangga, naiklah tangga satu persatu sampai puncak dan kembali turun dengan hati-hati tanpa berdiri.

Kamis, 07 November 2019

Materi Pencak Silat

Pencak Silat: Pengertian, Sejarah, Teknik, Jurus, Peraturan


pencak silat











Pencak silat atau yang biasa disingkat sebagai silat ini merupakan salah satu seni olahraga yang berasal dari Asia Tenggara tepatnya berasal dari negara Indonesia, Brunei Darusaalam, Singapura, Filipina, Thailand.
Yuk langsung saja simak baik-baik ulasan di bawah.

Pengertian

sejarah pencak silat
Kata “silat” sendiri merupakan istilah yang terkenal secara luas di kawasan Asia Tenggara untuk menyebut seni bela diri ini.
Meski demikian, masing-masing negara juga mempunyai sebutannya sendiri sesuai dengan bahasa lokal mereka seperti gayong dan cekak (Malaysia dan Singapura), bersilat (Thailand), dan pasilat(Filipina).
Pencak silat berasal dari dua kata, yakni pencak dan silat. Pengertian pencak ialah gerak dasar bela diri dan terikat dengan peraturan.
Sedangkan silat berarti gerak beladiri sempurna yang bersumber dari kerohanian.
Dalam perkembangannya, silat ini lebih mengutamakan unsur seni dalam penampilan keindahan gerakan, sementara itu silat ialah inti dari ajaran bela diri dalam pertarungan.
Pengurus Besar IPSI menyebutkan pengertian pencak silat sebagai:
“Pencak silat ialah hasil budaya manusia di Indonesia untuk membela, lalu mempertahankan eksistensi (kemandiriannya) serta integritasnya (manunggal) untuk lingkungan hidup sekitarnya guna mencapai keselarasan hidup dalam meningkatkan iman & taqwa terhadap Tuhan YME”.
Sementara itu, berdasarkan KBBI, menyebutkan bahwa pengertian pencak silat yaitu sebagai permainan (keahlian) dalam mempertahankan diri dengan keahlian menangkis, menyerang serta membela diri menggunakan ataupun tanpa senjata.
Beberapa istilah resmi yang berkaitan dengan silat dari berbagai daerah di Indonesia, diantaranya yaitu:
  • Di provinsi Sumatera Barat terdapat istilah Silek & Gayuang.
  • Pesisir timur provinsi Sumatra Barat serta Malaysia terdapat istilah Bersilat.
  • Di Jawa Barat terdapatistilah Maempok serta Penca.
  • Di Jawa Tengah, Yogyakarta, provinsi Jawa Timur terdapat istilah Pencak.
  • Di Madura dengan Pulau Bawean terdapat istilah Mancak.
  • Di Bali terdapat istilah Mancak ataupun Encak.
  • Di NTB dan Dompu terdapat istilah Mpaa Sila.

Sejarah

pencak silat
Sejarah perkembangan pencak silat sudah dimulai sejak perkembangan zaman kerajaan, kemudian zaman penjajahan Belanda, sampai zaman pendudukan Jepang, dan yang terakhir ketika zaman kemerdekaan.
Selain seabgai upaya untuk mempertahankan diri, seni bela diri ini juga menjadi salah satu seni budaya yang terus dilestarikan hingga sekarang.
Dan seperti yang telah kita ketahui, silat ini tak hanya berkembang di negara Indonesia saja.
Melainkan hingga menyebar ke negara tetangga seperti Malaysia, Brunei Darusalam, Singapura, ataupun negara lainnya.
Untuk lebih jelasnya, simak ulasan mengenai sejarah di bawah ini:
1. Perkembangan pada Zaman Kerajaan
Pada masa kerajaan berlangsung, bela diri merupakan suatu keterampilan yang telah dikenal oleh masyarakat luas sebagai pertahanan keamanan.
Dan juga untuk memperluas wilayah kerajaan untuk melawan kerajaan lain.
Beberapa kerajaan seperti Kutai, Tarumanegara, Kediri, Mataram, Singasari, Sriwijaya, dan juga kerajaan Majapahit juga menyiapkan berbagai pasukan yang telah dibekali dengan ilmu bela diri guna mempertahankan wilayahnya.
Dan pada saat itu, istilah pencak silat belum dikenal oleh masayarakat kerajaan.
Selanjutnya pada tahun 1019-1041 tepatnya pada masa kerajaan Kahuripan dengan pimpinannya Prabu Erlangga yang berasal dari Sidoarjo, telah mengenal bela diri pencak yang bernama “Eh Hok Hik”, yang berarti “Maju Selangkah Memukul” (Notosoejitno, 1999).

Rabu, 06 November 2019

Kebugaran Jasmani








Materi PJOK KLS 3 Kebugaran Jasmani

PELAJARAN 2
KEBUGARAN JASMANI

A) Latihan kekuatan

Kekuatan dilatih agar tetap tersedia dalam tubuh dan kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Untuk melatih kekuatan otot tubuh kita dapat melakukan beberapa jenis latihan

Latihan kekuatan otot bahu dan dada tanpa alat

Jalan kepiting

Jalan kepiting dilakukan dari posisi tidur terlentang kemudian kedua tangan dan lutut ditekuk dan badan diangkat, bergerak ke kiridan ke kanan

Berjalan merangkak

Berjalan merangkak ini seperti gajah berjalan. Kedua tangan dan kaki menumpu pada tanah, jika melangkah dengan tangan kanan maka kaki kiri mengikuti dan sebaliknya

Menggendong teman

Dari posisi awal saling membelakangi dan tangan saling berkaitan. Lalu pelan-pelan bergantian mengankat tubuh

Push up

Posisi awal badan telengkup, kedua tangan dilipat dan ujung kaki menahan berat badan, naik turun badan.

Latihan kekuatan otot bahu dan dada dengan alat

Tarik tambang

Dengan bermain secara berkelompok atau berpasangan dengan bantuan alat yaitu tali. Setelah saling berhadapan dan memegang tali, lakukan gerakan menarik bersama-sama, regu pemenang adalah yang dapat menarik maju kelompok lain

Gerobak dorong
Anak-anak berpasangan dengan teman yang seimbang, satu anak tengkurap kedua tangan menekan lantai dan satu anak memegang kedua kaki, dan mulai berjalan maju dengan menggunakan tangan dan di dorong oleh anak yang di belakang

Pull up

Dengan menggunakan alat bantu berupa palang tunggal yang berfungsi untuk bergantung. Diawali tangan lurus ke atas memegang  palang tunggal dengan posisi pegangan depan ke belakang, kemudian pelan-pelan angkat badan naik ke atas


B) LATIHAN DAYA TAHAN

Jalan dan lari

Kombinasi permaianan jalan dan lari ini dapat dilakukan pada awal pelajaran. Saat ada aba-aba siswa melakukan jalan, kemudian setelah ada aba-aba selanjutnya ganti lari, begitu seterusnya

Lari memindahkan tongkat

Siswa bermain dalam kelompok. Semua siswa harus memindahkan tongkat dari temat awal ke tempat yang telah ditentukan satu per Satu

Mencari tempat tinggal

Siswa di bagi dalam beberapa kelompok dan lingkaran kecil. lingkaran ini sebagai tempat tingggal yang akan diperebutkan

Permainan merebut benteng

Siswa berpasangan yang mempunyai berat badan seimbang. Siswa menggendong pasangannya dari garis start dengan membawa bendera kecil menuju garis finis dan menancapkan bendera sebagai tanda benteng sudah direbut

Loncat tali

Lompat tali dapat dimainkan secara beregu atau sendirian. Jika sendirian maka tali dipegang sendiri, namun ika beregu diperlukan minimal 4 anak yaitu 3 anak memegang masing-masing ujung tali dan anak lain meloncat tali

Naik turun tangga
Latihan naik turun tangga dengan hati-hati. Badang tegak di depan tangga, pandangan mata diarahkan ke anak tangga, naiklah tangga satu persatu sampai puncak dan kembali turun dengan hati-hati tanpa berdiri.

Selasa, 05 November 2019

Kebugaran Jasmani kelas 3







Materi PJOK KLS 3 Kebugaran Jasmani

PELAJARAN 2
KEBUGARAN JASMANI

A) Latihan kekuatan

Kekuatan dilatih agar tetap tersedia dalam tubuh dan kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Untuk melatih kekuatan otot tubuh kita dapat melakukan beberapa jenis latihan

Latihan kekuatan otot bahu dan dada tanpa alat

Jalan kepiting

Jalan kepiting dilakukan dari posisi tidur terlentang kemudian kedua tangan dan lutut ditekuk dan badan diangkat, bergerak ke kiridan ke kanan

Berjalan merangkak

Berjalan merangkak ini seperti gajah berjalan. Kedua tangan dan kaki menumpu pada tanah, jika melangkah dengan tangan kanan maka kaki kiri mengikuti dan sebaliknya

Menggendong teman

Dari posisi awal saling membelakangi dan tangan saling berkaitan. Lalu pelan-pelan bergantian mengankat tubuh

Push up

Posisi awal badan telengkup, kedua tangan dilipat dan ujung kaki menahan berat badan, naik turun badan.

Latihan kekuatan otot bahu dan dada dengan alat

Tarik tambang

Dengan bermain secara berkelompok atau berpasangan dengan bantuan alat yaitu tali. Setelah saling berhadapan dan memegang tali, lakukan gerakan menarik bersama-sama, regu pemenang adalah yang dapat menarik maju kelompok lain

Gerobak dorong
Anak-anak berpasangan dengan teman yang seimbang, satu anak tengkurap kedua tangan menekan lantai dan satu anak memegang kedua kaki, dan mulai berjalan maju dengan menggunakan tangan dan di dorong oleh anak yang di belakang

Pull up

Dengan menggunakan alat bantu berupa palang tunggal yang berfungsi untuk bergantung. Diawali tangan lurus ke atas memegang  palang tunggal dengan posisi pegangan depan ke belakang, kemudian pelan-pelan angkat badan naik ke atas


B) LATIHAN DAYA TAHAN

Jalan dan lari

Kombinasi permaianan jalan dan lari ini dapat dilakukan pada awal pelajaran. Saat ada aba-aba siswa melakukan jalan, kemudian setelah ada aba-aba selanjutnya ganti lari, begitu seterusnya

Lari memindahkan tongkat

Siswa bermain dalam kelompok. Semua siswa harus memindahkan tongkat dari temat awal ke tempat yang telah ditentukan satu per Satu

Mencari tempat tinggal

Siswa di bagi dalam beberapa kelompok dan lingkaran kecil. lingkaran ini sebagai tempat tingggal yang akan diperebutkan

Permainan merebut benteng

Siswa berpasangan yang mempunyai berat badan seimbang. Siswa menggendong pasangannya dari garis start dengan membawa bendera kecil menuju garis finis dan menancapkan bendera sebagai tanda benteng sudah direbut

Loncat tali

Lompat tali dapat dimainkan secara beregu atau sendirian. Jika sendirian maka tali dipegang sendiri, namun ika beregu diperlukan minimal 4 anak yaitu 3 anak memegang masing-masing ujung tali dan anak lain meloncat tali

Naik turun tangga
Latihan naik turun tangga dengan hati-hati. Badang tegak di depan tangga, pandangan mata diarahkan ke anak tangga, naiklah tangga satu persatu sampai puncak dan kembali turun dengan hati-hati tanpa berdiri.

Senin, 04 November 2019

Kebugaran Jasmani Kelas 3






Materi PJOK KLS 3 Kebugaran Jasmani

PELAJARAN 2
KEBUGARAN JASMANI

A) Latihan kekuatan

Kekuatan dilatih agar tetap tersedia dalam tubuh dan kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Untuk melatih kekuatan otot tubuh kita dapat melakukan beberapa jenis latihan

Latihan kekuatan otot bahu dan dada tanpa alat

Jalan kepiting

Jalan kepiting dilakukan dari posisi tidur terlentang kemudian kedua tangan dan lutut ditekuk dan badan diangkat, bergerak ke kiridan ke kanan

Berjalan merangkak

Berjalan merangkak ini seperti gajah berjalan. Kedua tangan dan kaki menumpu pada tanah, jika melangkah dengan tangan kanan maka kaki kiri mengikuti dan sebaliknya

Menggendong teman

Dari posisi awal saling membelakangi dan tangan saling berkaitan. Lalu pelan-pelan bergantian mengankat tubuh

Push up

Posisi awal badan telengkup, kedua tangan dilipat dan ujung kaki menahan berat badan, naik turun badan.

Latihan kekuatan otot bahu dan dada dengan alat

Tarik tambang

Dengan bermain secara berkelompok atau berpasangan dengan bantuan alat yaitu tali. Setelah saling berhadapan dan memegang tali, lakukan gerakan menarik bersama-sama, regu pemenang adalah yang dapat menarik maju kelompok lain

Gerobak dorong
Anak-anak berpasangan dengan teman yang seimbang, satu anak tengkurap kedua tangan menekan lantai dan satu anak memegang kedua kaki, dan mulai berjalan maju dengan menggunakan tangan dan di dorong oleh anak yang di belakang

Pull up

Dengan menggunakan alat bantu berupa palang tunggal yang berfungsi untuk bergantung. Diawali tangan lurus ke atas memegang  palang tunggal dengan posisi pegangan depan ke belakang, kemudian pelan-pelan angkat badan naik ke atas


B) LATIHAN DAYA TAHAN

Jalan dan lari

Kombinasi permaianan jalan dan lari ini dapat dilakukan pada awal pelajaran. Saat ada aba-aba siswa melakukan jalan, kemudian setelah ada aba-aba selanjutnya ganti lari, begitu seterusnya

Lari memindahkan tongkat

Siswa bermain dalam kelompok. Semua siswa harus memindahkan tongkat dari temat awal ke tempat yang telah ditentukan satu per Satu

Mencari tempat tinggal

Siswa di bagi dalam beberapa kelompok dan lingkaran kecil. lingkaran ini sebagai tempat tingggal yang akan diperebutkan

Permainan merebut benteng

Siswa berpasangan yang mempunyai berat badan seimbang. Siswa menggendong pasangannya dari garis start dengan membawa bendera kecil menuju garis finis dan menancapkan bendera sebagai tanda benteng sudah direbut

Loncat tali

Lompat tali dapat dimainkan secara beregu atau sendirian. Jika sendirian maka tali dipegang sendiri, namun ika beregu diperlukan minimal 4 anak yaitu 3 anak memegang masing-masing ujung tali dan anak lain meloncat tali

Naik turun tangga
Latihan naik turun tangga dengan hati-hati. Badang tegak di depan tangga, pandangan mata diarahkan ke anak tangga, naiklah tangga satu persatu sampai puncak dan kembali turun dengan hati-hati tanpa berdiri.

Jumat, 01 November 2019

Kebugaran Jasmani kelas 3





Materi PJOK KLS 3 Kebugaran Jasmani

PELAJARAN 2
KEBUGARAN JASMANI

A) Latihan kekuatan

Kekuatan dilatih agar tetap tersedia dalam tubuh dan kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Untuk melatih kekuatan otot tubuh kita dapat melakukan beberapa jenis latihan

Latihan kekuatan otot bahu dan dada tanpa alat

Jalan kepiting

Jalan kepiting dilakukan dari posisi tidur terlentang kemudian kedua tangan dan lutut ditekuk dan badan diangkat, bergerak ke kiridan ke kanan

Berjalan merangkak

Berjalan merangkak ini seperti gajah berjalan. Kedua tangan dan kaki menumpu pada tanah, jika melangkah dengan tangan kanan maka kaki kiri mengikuti dan sebaliknya

Menggendong teman

Dari posisi awal saling membelakangi dan tangan saling berkaitan. Lalu pelan-pelan bergantian mengankat tubuh

Push up

Posisi awal badan telengkup, kedua tangan dilipat dan ujung kaki menahan berat badan, naik turun badan.

Latihan kekuatan otot bahu dan dada dengan alat

Tarik tambang

Dengan bermain secara berkelompok atau berpasangan dengan bantuan alat yaitu tali. Setelah saling berhadapan dan memegang tali, lakukan gerakan menarik bersama-sama, regu pemenang adalah yang dapat menarik maju kelompok lain

Gerobak dorong
Anak-anak berpasangan dengan teman yang seimbang, satu anak tengkurap kedua tangan menekan lantai dan satu anak memegang kedua kaki, dan mulai berjalan maju dengan menggunakan tangan dan di dorong oleh anak yang di belakang

Pull up

Dengan menggunakan alat bantu berupa palang tunggal yang berfungsi untuk bergantung. Diawali tangan lurus ke atas memegang  palang tunggal dengan posisi pegangan depan ke belakang, kemudian pelan-pelan angkat badan naik ke atas


B) LATIHAN DAYA TAHAN

Jalan dan lari

Kombinasi permaianan jalan dan lari ini dapat dilakukan pada awal pelajaran. Saat ada aba-aba siswa melakukan jalan, kemudian setelah ada aba-aba selanjutnya ganti lari, begitu seterusnya

Lari memindahkan tongkat

Siswa bermain dalam kelompok. Semua siswa harus memindahkan tongkat dari temat awal ke tempat yang telah ditentukan satu per Satu

Mencari tempat tinggal

Siswa di bagi dalam beberapa kelompok dan lingkaran kecil. lingkaran ini sebagai tempat tingggal yang akan diperebutkan

Permainan merebut benteng

Siswa berpasangan yang mempunyai berat badan seimbang. Siswa menggendong pasangannya dari garis start dengan membawa bendera kecil menuju garis finis dan menancapkan bendera sebagai tanda benteng sudah direbut

Loncat tali

Lompat tali dapat dimainkan secara beregu atau sendirian. Jika sendirian maka tali dipegang sendiri, namun ika beregu diperlukan minimal 4 anak yaitu 3 anak memegang masing-masing ujung tali dan anak lain meloncat tali

Naik turun tangga
Latihan naik turun tangga dengan hati-hati. Badang tegak di depan tangga, pandangan mata diarahkan ke anak tangga, naiklah tangga satu persatu sampai puncak dan kembali turun dengan hati-hati tanpa berdiri.

Gerak Dasar Non Lokomotor, kelas 2C ,26 Agustus 2026

     Nama Sekolah : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung Hari/Tgl    : Rabu, 26  Agustus 2026 K elas           : 2C Topik       : Gerak Dasar Non L...