Rabu, 27 November 2024

Kisi-kisi PAS, Kelas 6A,B,C,D. Kamis, 27 November 2024



Nama Sekolah : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung

Hari/Tgl  : Kamis, 27 November 2024
Kelas        : 6A, B, C, D
Tema        : Kisi-Kisi PAS (Ganjil)
Topik        : Memahami Kisi-Kisi Penilaian Akhir Semester
Kompetensi Dasar : Permainan Bola Besar, Permainan Bola Kecil, Permainan Tradisional, Pencak Silat, dan Kebugaran Jasmani
Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami kisi-kisi PAS dengan baik dan benar.


                                             
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tabiik Puunnn...

Hari ini kita akan memulai materi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yaitu:

Kisi-Kisi Penilain Akhir Semester (PAS) PJOK

1. Permainan Bola Besar
Dalam permainan sepak bola kita harus menjunjung tinggi nilai sportivitas agar pertandingan berjalan dengan baik. Oleh karena itu dalam permainan sepak bola memerlukan seseorang yang dapat mengatur jalannya pertandingan sepak bola yg disebut Wasit.

Berada pada posisi offside bukanlah sebuah pelanggaran. Jika offside terjadi, wasit menghentikan pertandingan serta memberi tendangan bebas secara tidak langsung kepada tim lawan dari yang dikenai offside.

 

Lama permainan sepak bola normal adalah 2 × 45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit di antara kedua babak. Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.

 

Dalam sepak bola, kartu kuning merupakan tanda peringatan yang diberikan wasit kepada pemain yang melanggar aturan. Kartu kuning diberikan sebagai pengingat agar pemain lebih berhati-hati di kemudian hari.

 

Pemain yang mendapatkan kartu kuning masih bisa melanjutkan pertandingan. Namun, jika pemain tersebut mendapatkan kartu kuning kedua dalam satu pertandingan, wasit akan memberikan kartu merah dan pemain harus keluar lapangan.

 

Jumlah pemain sepak bola dalam satu tim adalah 11 orang. Dari 11 pemain tersebut, satu orang harus berposisi sebagai penjaga gawang, sedangkan 10 pemain lainnya mengisi posisi penyerang, gelandang, dan pemain bertahan.

 

Teknik dasar dalam permainan sepak bola adalah: 

  • Menendang bola (kicking): Teknik utama yang harus dikuasai 
  • Menggiring bola (dribbling): Teknik dasar lainnya 
  • Mengoper bola (passing): Teknik yang dilakukan dalam permainan beregu 
  • Menyundul bola (heading): Teknik yang menggunakan kepala 
  • Menghentikan bola (stopping): Teknik untuk mengontrol bola agar tidak direbut lawan 

 

2. Permainan Bola Kecil (Kasti)

Permainan tradisional beregu yang dilakukan dengan cara memukul dan menangkap bola adalah kasti. Permainan ini dimainkan oleh dua regu, yaitu regu pemukul dan regu penjaga. 

 

Dalam permainan kasti, regu pemukul berusaha memukul bola agar regu penjaga tidak menangkap bola. Sementara itu, regu penjaga berusaha menangkap bola yang dipukul oleh regu pemukul. 

 

Permainan kasti melatih keterampilan melempar, menangkap, dan memukul bola. Selain itu, pemain juga harus memperhatikan gerakan pendukung seperti berlari, melompat, dan menghindar. 

Beberapa teknik dasar dalam permainan kasti, di antaranya: 

  • Teknik melempar bola kasti, yaitu melempar bola bawah, mendatar, melambung, dan memantul tanah 
  • Teknik menangkap bola kasti, yaitu menangkap bola mendatar, menangkap bola melambung, dan menangkap bola menyusur tanah 
  • Teknik memukul bola 
  • Teknik berlari 

 

Jumlah pemain dalam setiap regu permainan bola kasti adalah 12 orang dan 6 pemain cadangan.

Durasi permainan
Permainan bola kasti terdiri dari 2 babak, masing-masing babak berlangsung selama 20–30 menit. Di antara babak, ada waktu istirahat selama 15 menit

Ada tiga macam lemparan dalam permainan bola kasti, yaitu: Lemparan bola mendatar, Lemparan bola melambung, Lemparan bola menyusur tanah. 

Berikut adalah teknik-teknik lemparan dalam permainan bola kasti: 

  • Lemparan bola mendatar

Juga dikenal sebagai lemparan lurus, teknik ini digunakan untuk melempar bola ke arah lawan yang sedang berlari atau ke teman satu tim yang tidak terlalu jauh. 

  • Lemparan bola melambung

Teknik ini dilakukan untuk memberikan bola kepada teman yang letaknya agak jauh. Bola dilempar dengan posisi antara pusar dan dada. 

  • Lemparan bola menyusur tanah

Teknik ini dilakukan untuk mengirim bola kepada teman yang berada di jarak dekat. Bola digelindingkan menyusuri tanah

Alat yang digunakan dalam permainan kasti adalah: 

  • Bola

Bola yang digunakan dalam permainan kasti biasanya bola tenis berwarna hijau dengan ukuran 19-20 cm dan berat 70-80 gram. 

  • Tongkat pemukul

Tongkat pemukul kasti berbentuk stik dengan panjang 50-60 cm, penampang oval dengan lebar 5 cm dan tebal 3,5 cm, serta panjang pegangan 15-20 cm. 

  • Tiang hinggap

Tiang hinggap ada dua jenis, yaitu tiang pertolongan dan tiang bebas. Tiang ini ditancapkan ke tanah dengan tinggi minimal 1,5 meter dan diberi bendera. 

  • Bendera

Bendera digunakan sebagai penanda lokasi di lapangan. Warna bendera harus berbeda-beda. 

Selain alat-alat tersebut, lapangan kasti juga perlu diperhatikan. Lapangan kasti biasanya memiliki panjang 60-70 meter dan lebar 30 meter


3. Permainan Tradisional

Permainan tradisional adalah permainan yang diturunkan secara turun temurun dan merupakan perwujudan dari kearifan lokal. Permainan tradisional dapat mengajarkan anak-anak untuk bersosialisasi, menanamkan budi pekerti, dan mengembangkan aspek-aspek seperti motorik, kognitif, bahasa, emosi, sosial, dan karakter. 

Berikut adalah beberapa contoh permainan tradisional: 

  • Layangan: Permainan yang bisa dilakukan sendiri atau bersama teman, biasanya dilakukan saat cuaca cerah. 
  • Gobak sodor: Permainan tradisional yang merupakan warisan budaya tak benda Daerah Istimewa Yogyakarta. 
  • Congklak: Permainan tradisional yang menyenangkan dan kreatif. 
  • Petak umpet: Permainan tradisional yang tidak memerlukan peralatan pendukung. 

Permainan tradisional lainnya adalah:

  • Engklek
  • Egrang
  • Bentengan
  • Lompat tali
  • Bola bekel
  • Gundu atau kelereng
  • Cublak Cublak Suweng
  • Lompat Tali Karet


Contoh gerak dasar lokomotor adalah:

Berjalan, Berlari, Merangkak, Melompat, Memanjat, Meluncur, Berbaris, Engklek lompat kijang, Berderap, Skipping. 

Gerak lokomotor adalah gerakan yang melibatkan pergerakan tubuh untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Gerakan ini ditandai dengan adanya perpindahan tempat. 

 

Gerak non lokomotor adalah gerakan yang tidak berpindah tempat, tetapi melibatkan penggunaan otot-otot tubuh untuk mengubah bentuk, posisi, atau ketegangan tubuh. Gerakan ini penting dalam berbagai aktivitas fisik dan olahraga, seperti senam, tari, yoga, dan kegiatan fisik lainnya. 

Beberapa contoh gerakan non lokomotor adalah:

Geleng kepala, Menunduk, Menoleh, Mengayun, Memutar, Membungkuk, Menekuk, Memuntir tubuh, Melipat tangan, Merangkak. 

Gerakan non lokomotor memiliki banyak manfaat bagi tubuh, di antaranya:

  • Meningkatkan fleksibilitas
  • Meningkatkan kekuatan otot
  • Meningkatkan keseimbangan tubuh
  • Mengembangkan koordinasi motorik
  • Meningkatkan kesadaran tubuh
  • Mempersiapkan otot untuk aktivitas
  • Membantu otot untuk rileks
  • Melancarkan sirkulasi darah
  • Mencegah cedera 

 

Gerak manipulatif adalah kemampuan tubuh untuk menggunakan bagian tubuh, seperti tangan atau kaki, untuk melakukan aktivitas dengan objek atau alat. Gerak manipulatif merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting untuk dipelajari anak-anak selama masa pertumbuhan. 

Contoh gerakan manipulatif, antara lain:
Menendang, Melempar, Mendorong, Memukul, Memantul, Mengguling, Menerima, Menangkap, Menghentikan. 

Gerak manipulatif merupakan salah satu domain dari gerak dasar fundamental, selain gerak dasar lokomotor dan non lokomotor. Gerak manipulatif sangat diperlukan dalam cabang olahraga yang melibatkan gerakan dengan anggota tubuh, seperti sepak bola, voli, bulu tangkis, dan basket


Pencak Silat atau dikenal silat adalah suatu seni bela diri tradisional Indonesia yang memperhatikan seni keindahan gerakan dalam setiap jurusnya. Tiap-tiap daerah di Indonesia mempunyai aliran pencak silat yang khas.

Seni bela diri ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Nusantara. Meski demikian, pencak silat juga dapat dijumpai di berbagai negara Asia, seperti di Malaysia, Brunei, Filipina, Singapura, hingga Thailand bagian selatan.

Masing-masing negara mempunyai sebutannya sendiri sesuai bahasa lokal mereka, seperti gayong dan cekak (Malaysia dan Singapura), bersilat (Thailand), dan pasilat (Filipina).

Pencak silat berasal dari dua kata, yakni 'pencak' dan 'silat'. Pengertian pencak ialah gerak dasar bela diri dan terikat dengan peraturan. Sedangkan silat berarti gerak bela diri sempurna yang bersumber dari kerohanian.

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) pencak silat yaitu permainan (keahlian) dalam mempertahankan diri dengan keahlian menangkis, menyerang serta membela diri menggunakan atau tanpa senjata.

Adapun pengertian pencak silat menurut seorang ahli bernama Boechori Ahmad, pencak merupakan fitrah manusia untuk membela dirinya sendiri, sedangkan silat menjadi sebuah unsur yang menghubungkan gerakan serta pikiran.


Setelah memahami pengertian dari pencak silat, kamu juga perlu mengetahui unsur-unsur, tujuan, fungsi, teknik, dan manfaatnya.

Unsur-unsur dan Tujuan Pencak Silat

1. Unsur-unsur Pencak Silat

Adapun unsur-unsur yang terdapat dalam pencak silat, antara lain:

1.Unsur olahraga

2.Unsur kesenian

3.Unsur bela diri

4 Unsur pendidikan mental kerohanian

5.Unsur persaudaraan menuju persatuan


2. Tujuan Pencak Silat

Adapun tujuan dari pencak silat ialah:

Tempat menyalurkan bakat dan minat bagi generasi yang memiliki hobi olahraga, khususnya bela diri.

Membentuk masyarakat 'berjiwa sehat, berpikir cerdas, berprestasi'.

Membentuk sikap kesatria pada masyarakat dan mendidik mereka untuk berani membela kebenaran juga keadilan, disiplin yang tinggi serta tanggung jawab lahir batin.

Mendorong dan menggerakkan masyarakat agar lebih memahami dan menghayati langsung hakikat juga manfaat olahraga pencak silat sebagai kebutuhan hidup.

Mendidik generasi muda supaya tidak terjerumus ke dalam pergaulan bebas dan penggunaan obat terlarang.


Kebugaran Jasmani -- "Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat", ungkapan itu menjelaskan bahwa kita perlu menjaga kesehatan tubuh kita. Bagaimana cara agar tubuh sehat?, dengan rutin berolahraga dan pola makan yang baik akan menjaga kita sehat dan tetap bugar.
Kebugaran Jasmani
Kebugaran jasmani dibagi menjadi menjadi 5 komponen utama di antaranya Endurance ( Daya tahan ), Strength ( Kekuatan ), Flexibility ( Kelenturan ), Agility ( Kelincahan ) dan Speed ( Kecepatan ).

Kebugaran Jasmani adalah Kemampuan seseorang dalam melakukan suatu aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih mempunyai sisa tenaga untuk melakukan aktivitas - aktivitas lainnya.

Manfaat Kebugaran Jasmani diantaranya :
  1. Mencegah terjadinya obesitas.
  2. Mencegah terjadinya penyakit jantung.
  3. Mencegah terjadinya penyakti diabetes.
  4. Menurunkan tekanan darah tinggi.
  5. Menambah kecerdasan otak.
  6. Menurunkan risiko terkena kanker.
  7. Membuat awet muda.
  8. Meningkatkan Kualitas fisik.

Komponen - Komponen Kebugaran Jasmani :

1. Daya Tahan ( Endurance )

Daya tahan adalah kemampuan seseorang dalam melakukan suatu aktivitas dengan mempergunakan sistem jantung, paru - paru, serta peredaran darah secara efektif dan efisien untuk melakukan suatu kegiatan / aktivitas secara terus menerus dengan intensitas yang tinggi dalam waktu yang cukup lama. Berikut contoh latihan daya tahan :
  • Lari secara terus menerus
  • Lari dengan kecepatan bervariasi
  • Lari Fartlek
  • Lari di bukit - bukit
  • Circuit training
  • Interval training

2. Kekuatan ( Strength )

Kekuatan adalah kemampuan seseorang untuk melakukan suatu gerakan dengan beban seperti mendorong dan mengangkat. Berikut contoh latihan kekuatan :
  • Push-p
  • Sit-up
  • Back-up
  • Squat Jump

3. Kelenturan / Kelentukan ( Flexsibility )

Kelenturan adalah kemampuan seseorang untuk meregangkan tubuh cukup jauh. Latihan ini sangat bermanfaat untuk mengurangi cedera dalam melakukan suatu aktivitas seperti sendi bengkok atau hal lainnya. Latihan kelenturan dibagi menjadi 2 yaitu Latihan kelenturan dinamis dan kelenturan statis.


4. Kelincahan ( Agility )

Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah arah dan posisi tubuh secara cepat tanpa mengurangi kecepatan dan tidak kehilangan keseimbangan. Berikut contoh latihan kelincahan :
  • Latihan mengubah arah gerak tubuh (shuttle run)
  • Latihan lari berbelok-belok (zig-zag)
  • Latihan mengubah posisi tubuh (squat thrust)
  • Latihan kelincahan gerakan bereaksi

5. Kecepatan ( Speed )

Kecepatan adalah Kemampuan seseorang untuk mencapai suatu jarak dalam waktu yang sesingkat singkatnya. Kecepatan bukan hanya berarti menggerakkan seluruh tubuh dengan cepat, tetapi dapat pula terbatas pada menggerakkan anggota-anggota tubuh dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Berikut contoh latihan kecepatan :

  • Lari menggunakan beban.
  • Lari cepat dengan jarak 40 dan 60 meter.
  • Lari dengan mengubah-ubah kecepatan (mulai lambat ) makin lama makin cepat).
  • Lari naik bukit
  • Lari menuruni bukit.
  • Lari menaiki tangga gedung.

Itulah ulasan mengenai Kebugaran Jasmani. Semoga bermanfaat untuk semua.






Kisi-kisi PAS, Kelas 4A,B. Kamis, 27 November 2024

 Kisi-kisi PAS kelas 4, Kamis 27 November 2024




Hari/Tgl  : Kamis, 27 November 2024
Kelas     : 4A, B
Tema     : Kisi-Kisi PAS (Ganjil)
Topik          : Memahami Kisi-Kisi Sumatif Tengah Semester

Elemen/CP  : Gerak Lokomotor, Non Lokomotor, Manipulatif, Senam Lantai dan Gerak Berirama.
TP        : Peserta didik mampu memahami kisi-kisi PAS 
ATP    : Memahami Kisi-Kisi Penilaian Akhir Semester dengan baik dan benar  

                                             
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tabiik Puunnn...

Hari ini kita akan memulai materi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi yaitu:

Kisi-Kisi Penialaian Akhir Semester (PAS) PJOK


      Materi Pembelajaran :

1. Gerak Dasar Lokomotor


😊Adalah aktivitas gerakan tubuh yang memindahkan tubuh dari suatu tempat ke tempat lain. Sederhana nya, gerakan lokomotor adalah gerakan yang membuat tubuh berpindah. Artinya, ketika melakukan gerak lokomotor tubuh tidak hanya bergerak namun juga berpindah tempat.

😊Contohnya:

        1. Berjalan
        2. Berlari
        3. Melompat

😊Contoh Permainan Gerak Dasar Lokomotor:
            1. Gobak sodor
        2. Engklek
        3. Bentengan
        4. Kasti

😊Manfaat Gerak Lokomotor

Gerak lokomotor memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Mengutip buku Penjasorkes Keterampilan Olahraga dengan Permainan terbitan Jejak Publisher, berikut ini manfaat gerak lokomotor:


       1. Kesadaran tubuh sendiri
        2. Kesadaran konsep arah
        3. Melatih kelincahan dan ketangkasan
        4. Melatih keterampilan dan keberanian dalam melakukan suatu gerakan
        5. Melatih kekuatan dan keseimbangan tubuh
        6. Mengembangkan kemampuan mengenali ruang
        7. Menjaga kesehatan dan kebugaran badan


2. Gerak Non Lokomotor


😊Adalah aktivitas gerakkan yang dilakukan tanpa perpindahan posisi tempat.Gerakan tersebut bertujuan untuk mempertahankan keseimbangan tubuh supaya stabil dan tidak terjatuh.

😊Contohnya:
        1. Geleng Kepala
        2. Menunduk
        3. Menoleh
        4. Mengayun
        5. Memutar
        6. Membungkuk
        7. Menekuk


😊Contoh Permainan Gerak Dasar Non Lokomotor:

        1. Permainan hulahop
        2. Lompat tali (Skipping)
        3. 


😊Manfaat Gerak Non Lokomotor

        1. Persiapan otot. Peregangan mempersiapkan otot untuk aktivitas dan kemudian membantu tubuh agar mendapatkan relaksasi.
      2. Menghindari terjadinya cedera. Perbaiki latihan peregangan yang dilakukan sebelumnya maka kalian akan dapat mencegah cedera saat latihan.
      3. Menyiapkan fisik dan mental.
      4. Melancarkan sirkulasi darah. Latihan peregangan yang melibatkan gerak non lokomotor memiliki manfaat kesehatan termasuk sirkulasi darah dan fleksibilitas yang lebih baik.
      5. Otot kuat dan lentur. Gerakan non lokomotor yang dilakukan secara rutin akan melatih sendi dan otot menjadi lebih kuat dan lentur.

     

3. Gerak Manipulatif


😊Adalah aktivitas gerak dasar yang dilakukan oleh tubuh terhadap suatu benda tersebut.

😊Contohnya:

        1. Memukul bola
        2. Melempar bola
        3. Menangkap bola
        4. Memantulkan bola
        5. Menendang bola
        6. Menggiring bola


😊Contoh Permainan Gerak Dasar Manipulatif:

1. Permainan kasti
2. Sepak Bola
3. Bola Basket
4. Rounders


Senam irama adalah cabang olahraga senam artistik yang dilakukan dengan mengikuti irama musik atau nyanyian. Senam irama juga dikenal dengan nama senam ritmik, modern gymnastics, atau rhythmic sportive gymnastics. 


Senam irama memiliki beberapa ciri, yaitu:

1.Gerakannya indah dan beraturan 

2.Mengutamakan keserasian gerakan tubuh dengan iringan musik 

3.Memerlukan kelenturan, keseimbangan, keluwesan, kontinuitas, dan ketepatan 

4.Dapat dilakukan secara perorangan atau berkelompok 

5.Dapat dilakukan dengan atau tanpa alat bantu, seperti gada, simpai, tongkat, bola, pita, dan topi. 


Senam irama memiliki beberapa bagian, yaitu pemanasan, inti, dan pendinginan. Gerakan senam irama dapat melatih kelenturan, ketangkasan, kelincahan, dan daya tahan tubuh. 

Beberapa jenis langkah senam irama, yaitu:

Langkah biasa (Looppas)

Langkah rapat (Bijtrekpas)

Langkah tiga (Wallpas)

Langkah depan (Galoppas)

Langkah keseimbangan (Banlanspas)

Langkah ganti (Wisselpas)


Macam-Macam Senam Lantai dan Gambarnya

Senam lantai merupakan salah satu gerakan senam yang dilakukan di lantai, biasanya menggunakan alas berupa matras atau lapangan berumput. Untuk melakukan manuver-manuver gerakan senam lantai dibutuhkan kelenturan, keseimbangan dan kekuatan. Gerakan senam lantai antara lain: roll depan, roll belakang, hands stand, head stand, lompatan harimau, lompat kangkang, kayang, meroda, round off, salto, dan sikap lilin.
Untuk lebih jelasnya, berikut ini ulasan macam-macam gerakan senam lantai dan gambarnya.


A.  Guling depan (Roll Depan)






          Roll depan merupakan gerakan berguling ke depan yang dapat dilakukan dengan dua sikap awal yaitu roll depan yang diawali dengan jongkok dan roll depan yang diawali dengan berdiri.
Roll depan dengan sikap awal jongkok dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.    Sikap awal berjongkok, kedua tangan bertumpu pada matras. Lebar tangan disesuaikan selebar bahu.
2.    Luruskan kedua kaki, kemudian tekuk kedua siku tangan, lipat kepala  hingga dagu menyentuh bagian dada.
3.    Gulingkan badan dengan terlebih dahulu mendaratkan tengkuk dan melipat kedua kaki pada dada.
4.    Lepaskan tumpuan kedua tangan dari matras, sentuh mata kaki dan badan ditegakkan kembali.
 Untuk roll depan dengan sikap awal berdiri, dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.    Sikap awal badan berdiri tegak dengan kedua tangan di samping badan.
2.    Kedua tangan diangkat ke depan kemudian badan dibungkukkan. Kedua tangan diletakkan di atas matras.
3.    Siku agak ditekuk ke samping kemudian masukkan kepala di antara kedua tangan.
4.    Selanjutnya, bahu disentuhkan ke matras. Kemudian bergulinglah ke depan.
5.    Saat berguling, dengan posisi tangan merangkul lutut kedua lutut dilipat, dagu dan lutut ditarik ke dada.
6.    Sikap akhir berjongkok lalu berdiri.



B.    Guling Belakang (Roll Belakang)






        Roll belakang merupakan gerakan mengguling ke arah belakang dengan posisi kaki dilipat, lutut menempel dengan dada dan kepala ditekuk ke arah dalam hingga dagu menempel dada.
Roll belakang dilakukan dengan cara sebagai berikut :
1.    Ambil sikap awal posisi berjongkok dengan kedua tangan di depan dan kaki sedikit dirapatkan.
2.    Tundukkan kepala kemudian tolakkan kaki ke belakang.
3.    Saat panggul menyentuh matras, lipat kedua tangan ke samping dengan telapak tangan menghadap ke atas bersiap untuk gerakan menolak.
4.    Ayunkan kaki ke belakang hingga melewati kepala, dengan kekuatan tolakan  kedua tangan lakukan gerakan berguling dengan kedua kaki dilipat hingga ujung kaki mendarat di matras. Kemudian kembali ke sikap jongkok.



C. Kayang


  

         Gerakan senam lantai lainnya yang cukup populer adalah kayang. Gerakan kayang merupakan   gerakan meregangkan perut dan panggul dengan posisi kaki bertumpu pada empat titik dalam keadaan terbalik. Gerakan kayang ini memiliki manfaat untuk meningkatkan kelenturan bahu.
Kayang dapat dilakukan dnegan cara sebagai berikut.
1.    Ambil sikap awalan berdiri dengan kedua tangan bertumpu di pinggul.
2.    Menekuk kedua kaki dan siku tangan sambil melipat kepala ke belakang.
3.    Kemudian kedua tangan diputar ke belakang hingga mencapai matras yang menjadi tumpuan.
4.    Badan berada pada posisi melengkung seperti busur saat melakukan gerakan kayang dengan sempurna.

D.    Meroda

         Gerakan meroda pada senam lantai merupakan gerakan memutar tubuh dengan sikap menyamping dengan menggunakan tumpuan pada kedua tangan dan kaki.
Gerakan meroda dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
1.    Ambil sikap awal berdiri tegak menyamping dengan kedua kaki dibuka agak lebar. Kedua tangan lurus ke atas agak menyamping seperti huruf V dan pandangan lurus ke depan.
2.    Kemudian menjatuhkan badan ke samping dengan meletakkan telapak tangan di samping kiri sambil mengangkat kaki kanan lurus ke atas.
3.    Gerakan tersebut kemudian dilanjutkan dengan meletakkan telapak tangan kanan di samping tangan kiri.
4.    Kemudian mengayunkan kaki kanan sambil kaki kiri bertolak pada lantai sehingga kedua kaki terbuka menyerong ke samping. Kemudian letakkan kaki kanan di sebelah tangan kanan, lalu tangan kiri diangkat disusul dengan meletakkan kaki kiri di samping kaki kanan.
5.    Setelah badan terangkat, kedua lengan berada pada posisi lurus ke atas seperti posisi semula.
6.    Jika sulit melakukan gerakan ini sendirian, Anda bisa mengajak seorang teman untuk membantu memegang teman yang sedang berkayang.




E. Sikap Lilin






         Gerakan ini merupakan gerakan mengangkat   pinggang ke atas dengan ditopang oleh kedua tangan.
Sikap lilin dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.
1.    Ambil posisi tidur terlentang dengan kedua tangan di samping badan dan pandangan mengarah ke atas.
2.    Kemudian kedua kaki diangkat lurus dan rapat ke atas.
3.    Kedua tangan menopang pinggang sementara bagian pundak menjadi tumpuan. Tahan posisi ini untuk beberapa saat.



Manfaat senam lantai
A.    Membuat tubuh lebih bugar dan sehat - Sama seperti manfaat olahraga yang lain, senam lantai juga dapat membuat tubuh kita lebih bugar dan. Tubuh yang bugar tentu saja akan membuat kita lebih bersemangat untuk melakukan aktifitas selama seharian. Dan tubuh yang sehat tentu saja akan ikut melancarkan aktifitas harian kita.

B.    Memperbaiki bentuk tubuh - Jika Anda merupakan salah satu orang yang sering merasa tidak percara diri karena masalah bentuk tubuh misalnya badan yang terlalu membungkuk, Anda bisa mencoba melakukan senam lantai untuk membangun atau memperbaikin tubuh Anda agar menjadi lebih tegak.

C.    Melangsingkan tubuh - Manfaat ini tentu saja sangat bermanfaat khususnya para wanita atau atlet putri. Dengan melakukan berbagai macam gerakan senam lantai maka lemak-lemak di dalam tubuh akan terus dibakar dan akan berkurang.

D.    Melenturkan tubuh - Jika Anda adalah salah satu orang yang memiliki tubuh yang kaku, Anda bisa melakukan senam lantai secara teratur untuk melatih tubuh Anda agar tidak kaku. Tidak perlu melakukan gerakan yang terlalu ektrim seperti lompat harimau, melainkan bisa juga dengan melakukan gerakan-gerakan sederhana misalnya seperti cop roll kecil-kecilan atau bisa juga melakukan Roll back roll.

E.    Mengembangkan otot - Manfaat ini biasanya yang banyak dicari oleh para pria dewasa. Karena rasanya percuma punya suara yang nge bass atau cowok banget, tapi badannya melambai atau tidak kuat. Jadi dengan melakukan banyak gerakan senam lantai secara berkala, akan membantu mengembangkan otot-otot tubuh, oleh karena itu tubuh Anda akan menjadi lebih kekar dan kuat.




Kisi-kisi LUS 6A,B,C,D 20 Maret 2025

  Nama Sekolah   : SD Al Azhar 2 Bandar Lampung Hari/Tgl    : Kamis, 20  Maret 2025 K elas           : 6A, B, C, D Tema        : Kisi-Kisi L...